Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Desember 2010

Benua Afrika terbelah - Fenomena Abnormal

Benua Afrika terbelah - Fenomena Abnormal



Normalnya, perubahan yang terjadi pada permukaan Bumi nyaris tidak kentara. Seumur hidup manusia terlalu singkat untuk menyaksikan sungai berbelok arah, gunung bertambah tinggi, atau terbukanya lembah baru.

Akan tetapi, di Afar, dalam beberapa bulan muncul ratusan celah yang memisahkan dasar gurun. Di saat yang sama, ilmuwan mendapati kenaikan ketinggian magma dari dalam Bumi semakin mendekati permukaan tanah.



 

Magma ini nantinya akan membentuk basal yang menjadi dasar samudera. Secara geologi, Seperti dikutip dari Spiegel, 13 Desember 2010, tak lama kemudian air dari Laut Merah akan memenuhi kawasan yang turun tersebut. Samudera akan lahir dan memecah Afrika.

Fenomena dramatis yang disaksikan Ayalew dan rekan-rekannya di gurun pasir Afar pada 26 September 2005 lalu merupakan bukti nyata proses itu. Terbukanya celah diikuti gempa bumi yang berlangsung terus menerus selama seminggu.

Dalam beberapa bulan kemudian, ratusan celah lain muncul di tanah, menyebar di kawasan seluas sekitar 900 kilometer persegi. “Bumi tidak berhenti bergerak setelahnya,” kata Tim Wright, geofisikawan dari University of Oxford. “Tanah masih terus terbelah dan tenggelam. Gempa bumi kecil masih terus mengguncang kawasan itu,” ucapnya.

Retakan yang terjadi di AfrikaSegitiga Afar, yang memotong Ethiopia, Eritrea, dan Djibouti, merupakan retakan terbesar di Bumi. Di bawahnya, ada tiga lempeng tektonik di mana lempeng Afrika dan Arab semakin menjauh dengan kecepatan 1 sampai 2 sentimeter per tahun. Ketika dua lempeng bergerak menjauh, tanah di atasnya anjlok dan menyediakan ruang untuk menampung air dari Laut Merah.




 
Pergerakan Tektonik 



Lempeng bumi yang terus bergerak mengakibatkan Segitiga Afar tenggelam dengan cepat. Bagian tertentu sudah turun hingga lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut.

Saat ini, dataran tinggi yang mengelilingi penurunan Afar masih mampu mencegah air dari Laut Merah masuk ke kawasan ini. Akan tetapi, erosi dan pergerakan lempeng tektonik terus menurunkan ketinggian benteng alami tersebut. Belum lagi banjir yang rutin melanda kawasan itu.

Proses terbentuknya laut dari retakan yang terjadi di permukaan BumiSumber magma Afrika adalah sebuah aliran batuan lunak raksasa di perut Bumi dan memotong melintasi benua Afrika. Proses pergerakan magma ini dimulai sekitar 30 juta tahun lalu saat pertamakali lava berhasil mencapai lempeng benua dan kemudian memisahkan semenanjung Arab dengan Afrika dan menghasilkan Laut Merah.

Rangkaian gunung berapi yang berjajar sepanjang sekitar 6 ribu kilometer di bagian timur Afrika juga memberikan bukti bahwa benua Afrika sedang terbelah. Di beberapa bagian, kerak bumi sudah mulai terbuka dan memungkinkan magma di bawahnya merangsak naik.

Dari Laut Merah di utara, sampai ke Mozambik di selatan, lusinan gunung berapi telah terbentuk. Gunung Kilimanjaro dan Nyiragongo merupakan dua yang terpopuler.

Menurut geofisikawan, dalam 10 juta tahun ke depan, gunung-gunung berapi aktif ini dan juga kawasan dataran di sekitar retakan-retakan Afar, pada akhirnya akan tenggelam ke dalam laut.



sumber. carazone.net + yahoo.news + yukimuraichi.blogspot

Kamis, 01 April 2010

TUTORIAL CAPTURE IMAGE GOOGLE EARTH UNTUK MAPINFO

CAPTURE IMAGE GOOGLE EARTH 
UNTUK MAPINFO

  • Zoom objek sesuai kehendak
  • Buat Folder baru dgn cara klik kanan pada folder temporary Places, pilih menu Add, Lalu Folder


           
Atau anda dapat menekan Cntrl+Shift+N, maka menu new folder akan langsung terbuka.

  • Setelah itu namai Folder, misalnya Latihan1, lalu tekan tombol OK


  • Pada folder Latihan1 tadi klik kanan lalu pilih menu Add, pilih Placemark. Atau dapat juga dengan menekan Cntrl+Shift+P


  • Lalu Pilih simbol paku yang telah di garis merah di sebelah kanan untuk merubah2 bentuk icon nya


Maka akan keluar tabel berikut:

Pilih icon yg dilingkari merah, setelah itu tekan tombol OK
  • Letakkan icon tadi di sudut kiri atas image yang hendak di capture

  • Lakukan hal yang sama untuk membuat 3 titik ikat lainnya di 3 sisi sisanya (kanan atas,kanan bawah dan kiri bawah)

  • Lalu Save file kml nya dengan meng klik kanan foldernya sehingga muncul tabel sebagai berikut


Tekan tombol save. Penyimpanan ini adalah untuk menyimpan titik ikatnya, adapun bentuk nya adalah "kml".

  • Lanjutkan dgn menyimpan file image nya. Caranya klik File (pojok kanan atas) lalu pilih Save, Lalu pilih Save Image



Jangan lupa filenya diberi nama (misalnya gambar1) dan simpan file dalam bentuk jpeg


      Setelah selesai di beri nama klik tombol save.




Pilih menu File, lalu selek Batch Convert/Reproject File:

Pilih tipe file yang mau di convert, yaitu KML:

Setelah OK, pilih tipe file yag dikehendaki setelah di convert, yaitu Mapinfo MIF/MID:

             Maka akan mucul menu seperti berikut ini:



Setelah itu pilih file yang akan di convert, pilih menu Add Files.
Jangan Lupa mengatur tempat penyimpanan hasil convert  di Destination Files Directory. Dan Datum yg digunakan adalah WGS84. Setelah selesai tekan tombol OK.




  • Masuk ke Mapinfo Masuk ke Mapinfo, pilih menu Table, lalu pilih Import 
Lalu pilih file yang akan di import (latihan1.mif)


Lalu pilih file yang akan di import (latihan1.mif)
 
Secara otomatis, file tersebut akan di minta file untuk disimpan dlm bentuk file .tab, pilih folder tempat penyimpanan, lalu tekan tombol save.


  • Setelah itu Klik kanan, select  Layer Control, pilih file “latihan1” dengan menekan tombol add, lalu tekan tombol OK.



 Sehingga muncullah:



Setelah itu registrasi image, pertama2 buka file, jangan lupa tipenya di ganti dengan Raster image.


Setelah itu akan muncul menu ini, pilih Register.


Kemudian atekan tombol Add sebanyak 4x, sehingga mucul Pt 1, sd Pt 4
Lalu image siap di register. Setelah selesai tekan tombol OK.


Hasil akhirnya seperti di bawah ini:




Silahkan Mencoba...
Semoga berhasil
 
Post by. yukimuraichi.blogspot.com