Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label bikers. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bikers. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

CURHATAN BIKERS

 SUARA HATI PARA BIKERS


 
Bapak2, ibu2 yth,

Sebelumnya saya mohon maaf bila tulisan berikut kurang berkenan. Kami hanyalah ingin meminta maaf kepada bapak & ibu pengguna roda empat mengenai perilaku kami di jalan raya. Sungguh, kami tidak memiliki maksud untuk 'mengganggu' kenyamanan anda
Bila kami terlihat suka nyerobot kekanan atau kekiri, itu hanyalah karena kami merasa kepanasan. Ini tentunya akibat jaket, helm, sarung tangan, masker, yang kami gunakan di siang bolong. Tentunya rasa kepanasan ini tidak anda rasakan, karena dinginnya hembusan AC yang keluar dari kisi kisi dashboard mobil anda. Sedangkan kami hanya mengandalkan kisi kisi ujung jaket, ataupun bagian bawah helm, he he he.

Bila anda melihat kami mendaki trotoar, ataupun mengambil jalur kanan yangberlawanan, itupun bukan karena kami sok jago. Tapi kami hanya mencari alternatif jalur, sebab seluruh badan jalan tertutup oleh MPV ataupun SUVbapak & ibu. Rasanya kami nggak kuat jika harus menunggu dibelakang knalpot anda, yg belum tentu bebas emisi (maaf ya).

Belum lagi kami takut di PHK, hanya karena telat masuk kerja. Tentunya khusus hal ini, sebagian dari anda tidak perlu absen kan?, kalo masuk kerja? Sebab kalo sebagian besar dari kami, .. minimal dipotong uang transport, hiks!! Belum lagi, kami suka malu bila harus melewati resepsionis nan cantik yang menutup hidung kecil mereka, karena mereka mencium aroma knalpot dan 'bau matahari' dari jaket lusuh kami. Walau deodorant 5 ribuan telah kami semprot, tentu tidak sebanding dg parfum mobil anda yg 50 ribuan plus sejuknya AC mobil anda.

Kami sadar kok, kami jg suka keterlaluan. Tapi kami juga gak pernah memprotes roda empat. Kami cukup tau diri kok, dengan pajak yg super murah kami, sehingga kami harus rela mengalah bila berbicara tentang parkir. Kami cukup puas dengan areal 150 x 50 cm sebagai tempat parkir kami. Tentu berbeda dengan areal parkir bapak-ibu. Memang sih, tarif parkirnya aja beda.

Hmmm, kami juga gak pernah protes kok, terhadap roda empat yang telah oleh pemerintah di-anak emaskan. Jalan tol trilyunan rupiah telah dibangun, diatas gusuran tanah dan rumah kami. Kami harus putar otak mencari tempat tinggal bagi anak dan keluarga, hanya demi bapak-ibu bisa cepat sampai tamasya ke ancol ataupun taman safari.

Ngomong2 tentang tamasya. Memang sih, mungkin anda sering melihat kami berboncengan 3 atau 4 dengan putra putri kami pergi ke dufan. Tapi kami gak yakin, apakah anda melihat kami, memijit tangan, kaki dan bahu mereka yang kecil ditempat parkir. Ini karena cara duduk mereka yg sedikit berakrobat di atas motor kami. Tentunya berbeda dengan lucunya putra-putri anda yang asyik bermain game di dalam mobil, atau tidur pulas di jok belakang

Kami juga gak keki kok, dengan senyum kecil bapak-ibu, bila melihat kami panik saat hujan turun. Dimana kami harus buru-buru, loncat dari motor, buka jok motor, copot sepatu, dan mengenakan jas hujan. Terkadang kami membayangkan, bila kami ada di posisi anda. Mau gerimis kek, mau hujan gede kek, bodo' amat, cukup putar tuas kecil disamping stir, maka wiper kaca akan bekerja lembut membersihkan air di kaca depan & belakang. Aaaah enaknyaa di mobil.

Kami juga gak protes kok, bila mungkin bapak-ibu yang terbiasa menginstruksikan lembur kepada kami. kami cukup mengerti bila anda tidak pernah membayangkan, betapa dinginnya pulang kerja di malam hari dengan motor. Kami cuma berharap, bahwa petuah orang tua, yang mengatakan, kalo kena angin malam bisa kena paru-paru basah, adalah isapan jempol semata.
Amit-amiiiit. .!

Kami juga gak protes kok, bila jari jemari anda menjentikkan abu rokoknya lewat jendela, sehingga mengenai jaket kami. Ataupun celana kami harus 'menerima' sampah, yang anda buang lewat jendela. Mungkin kami dengan jaket hitamnya, tampak seperti tong sampah kali yeee. Hi hi hi. Mohon maaf juga bila, kami harus terlihat melotot di depan anda. Hmm sungguh, itu gak sengaja kok, . Sebab selama naik motor, mata kami harus dipicingkan agar tidak kena debu. Naaah begitu berhenti, secara refleks mata kami terbuka lebar, seperti melotot, he he he.Maaf ya pak-bu. Peace !!!

Memang siiih, kami sering bikin masalah di jalan raya, tapi setidaknya,kaum kami belum pernah punya kesempatan bikin masalah buat negara ini.
(Jadi gak enak nerusinnya)

Memang siiih, rata rata dari kami tidak berpendidikan. Walau beberapa rekan kami masih setia berprofesi pengojek untuk mengantar kaum berpendidikan nan terhormat ke tujuan, bila mereka diburu waktu atau hampir terlambat.

Memang siih, rata-rata dari kami gak memiliki tata krama. Karena kami gak punya cukup uang untuk belajar di tempat kursus kepribadian ataupun pelatihan image development. (SD aja DO ? hiks!). Tapi setidaknya, kami cukup tau diri kok, untuk tetap menganggukan kepala kepada bapak-ibu duluan plus senyum manis, bila kami bertemu anda di koridor kantor.
Ataupun menjauh dari bapak-ibu yang sedang bercengkrama di lobi menunggu lift, karena celana dan sepatu kami tampak kotor terciprat air jalanan akibat sedan mewah anda menyalip kami.

Namun kami cukup terhibur kok, bila kami dapat mendengar sayup sayup lagu kesukaan kami, saat kita bersanding manis di lampu merah. Hilang rasa penat bahu dan pinggang kami, bila dentuman sound system anda membagi lagunya lewat kisi kisi jendela. He he he, pernah gak anda melihat kami juga terkadang mengangguk-anggukan kepala mengikuti lagu anda, walo Cuma 10-20 detik. Jadi malu......

Namun kami cukup terhibur kok, dengan sigapnya pak presiden menaiki motor roda dua untuk meresmikan balapan mobil, hiks. Walau kami tau persis, itu hanya gara gara terlalu banyak roda empat yang membuat jalan tol menjadi padat. Sehingga pihak protokoler takut pak Presiden datang telat. Padahal mesin dan knalpot mobil balap dari negara asing, udah gak sabar buat melesat, hanya untuk bisa dibilang sebagai yang tercepat, dan rebutan trophy segede knalpot motor untuk mereka angkat. What an ironic.....

Namun, kami cukup terhibur juga kok, dengan iklan di TV. Dimana banyak artis nan ganteng dan cantik, artis senior maupun junior, politikus, budayawan, berebut mengiklankan motor untuk kami. Walau kami tau persis, gak mungkin mereka pergi shooting atau menghadiri gala dinner dengan motor bebek. Sebab kami tau persis, mereka gak pernah direpotkan oleh naik dan turun dari mobil, karena supir nan setia, membukakan pintu belakang bagi mereka.

Yaahhh, kami gak bermaksud membela diri siih. Kami cuma mau sharing aja kok, kepada anda pengendara mobil roda empat, bahwa rasa sebel, muak, benci anda terhadap kami, sudah kami bayar kok dengan kondisi di atas.
Tuhan Maha Adil kan?

Baca Selengkapnya:  situs otomotif

SAFETY RIDING PLEASE!!!!!

 SAFETY RIDING PLEASE!!!!!


sumber. duniacyber

Buat bikers skalian, sudah kah anda mengutamakan keselamatan ketika sedang mengendarai kuda besi anda di jalanan? Sudahkan anda memeriksa apakah kendaraan anda masih layak untuk ditunggangi? Karena kewaspadaan dan kesiagaan kita bisa mempengaruhi keselamatan kita looooh...

Ada baiknya sebelum berkendara, coba dicek dulu kondisi kuda besi kita apakah ada yang gak beres. Apa aja sih kira-kira yang harus di periksa? Berikut ini ada beberapa hal yang bisa di jadikan referensi untuk memeriksa:

  1. Apakah REM nya masih berfungsi dengan baik? jangan sampai berkendara sementara si kuda rem nya blong. Gawat itu, kalau tiba2 kendaraan di depan kita berhenti mendadak bagaimana? atau ketika ada orang atau gerobak yang tiba-tiba melintas di depan kita,sementara kecepatan sedang tinggi,gimana tuh?? So..pastikan rem berfungsi dgn baik, ganti kampas rem ketika sudah tipis, hal ini dapat membantu supaya cakram ban juga awet.
  2. Cek lampu utama dan juga lampu sen. Kalau-kalau ada yang tidak berfungsi ada baiknya di ganti. Lampu berguna saat pengendara hendak belok, kalau tidak ada peringatan dari lampu ini, pengendara di belakang kita jadi tidak siaga. Takutnya mereka menerobos sehingga rentan menimbulkan kecelakaan. Lampu utama juga sangat vital untuk berkendara malam hari. Jadi pastikan lampu-lampu berfungsi dengan baik
  3. Cek Ban. Kalau gembos lebih baik menepi dulu untuk di tambahkan angin. Kalau dirasa relief ban sudah botak, segera ganti dengan yang baru. Bahaya sekali menggunakan ban yang sudah botak di jalanan, terutama ketuka musim hujan. Ban akan mudah slip.
  4. Jangan lupa Cek juga Gerak setang. Biasanya setang menjadi agak sedikit bergeser posisi setelah jatuh,jadi kalu motor habis kecelakaan,jatuh lebih baik di setel ulang. dan yang terakhir dan tak kalah penting nya adalah..
  5. Bahan Bakar. Gak lucu kan kalau semua dah beres, ternyata gak bisa jalan gara-gara gada bensin nya. Hihihiii..
Cek kondisi kendaraan secara berkala di bengkel-bengkel terdekat. Setelah kondisi kuda besi kita dirasa oke, jangan lupa melengkapi diri dengan beberapa hal di bawah ini:
  1. HELM. Jangan lupa mengenakan helm ketika anda berkendara, baik itu dekat maupun jauh jarak yang hendak di tempuh. Dan pastikan mengenakan helm dengan kualitas yang baik dengan kualitas SNI. Sayangi Kepala dan nyawa anda. Jangan lantaran harga yang tinggi lantas anda memilih menggunakan helm standar yang tingkat keselamatannya sangat rendah, malah justru membahayakan nyawa anda.  Bisa dilihat di sini untuk panduan membeli helm. Inget yah, pakenya helm, jangan pake ember hehehehe...
    sumber. sofyan
     
     sumber. funnycomicz
     
     sumber. jatini
  2. JAKET.  Jangan lupa mengenakan jaket saat berkendara. Disamping membuat tampilan anda lebih sporty dan keren (hehehehe..) jaket berfungsi untuk menahan angin. Jadi anda gak gampang masuk angin deh. Dan saat panas, anda terlindungi dari bahaya kejamnya sinar mathari yang konon katanya selain membuat item,bisa juga menyebabkan kanker. Hiii.. serem. Makanya pake jaket doonk ^_^ 
     sumber. baltyra
  3. SARUNG TANGAN. Nah sarung tangan ini juga bisa membuat kita terlihat sebagai bikers sejati. huahahahaa.... Iya loh.. Sarung tangan kulit terutama. Hampir sama dengan fungsi jaket, sarung tangan juga dapat melindungi jari2 tangan kita dari sengatan matahari. Selain itu, dengan menggunakan sarung tangan, Insya Allah kalau terjadi kecelakaan, tangan kita terlindungi dari kejamnya aspal yang mungkin bs merobek kulit telapak tangan dan jari2nya. Mudah-mudahan si kita gak sampe kecelakaan ya bikers. Tapi minimal siy kita dah waspada. Karena ada temen yang pernah kecelakaan ketika sedang berkendara dengan kecepatan tinggi, ada pengendara lain yang secara tiba-tiba nyalip, sehingga motor dia oleng dan terjatuh. Alhamdulillahnya dia menggunakan Helm SNI, dan mengenakan sarung tangan, sehingga meskipun badan nya terlempar keras ke aspal, kepala dan tangan nya gak apa-apa. Luka sedikit si wajar, sarung tangan nya robek. Coba bayangkan kalau tidak menggunakan sarung tangan? Hiii.. horooor banget.
    sumber.  indonetwork
    sumber. kikimuhammad
  4. ALAS KAKI (sebaikknya menggunakan sepatu). Nah ini penting banget ni. Banyak pengendara yang mengabaikannya, dan dengan santainya berkendara dengan menggunakan sendal jepit. Pernah saya berkendara dan tiba-tiba diserempet orang saat mau belok, motor jatuh ke sebelah kanan dan menimpa kaki saya. Saat saya berdiri ternyata jempol kanan saya berdarah dan itu jempol dah muncul di balik kaos kaki (yang ad sekat khusus di bagian jempolnya). Ketika hendak berdiri, sepertinya itu jempol saya menerobos keluar karena kaki kanan tempat bertumpu, dan jari-jari kaki itu nampaknya menahan motor yang lumayan berat itu, sehingga jempol saya ciuman deh sama aspal. Sementara sepatunya copot entah kemana. Dari pengalaman ini pula saya mengambil hikmahnya, Mengenakan sepatu yang layak dan menutup kaki ini sangatlah penting. Karena dapat mengurangi resiko cedera pada kaki kita.
     sumber. merawatsempurna
     
  5. Lengkapi diri dengan JAS HUJAN atau MANTEL. Jas Hujan adalah senjata yang harus selalu dibawa terutama pada musim-musim hujan. Pilihlah bahan yang bagus, tidak hanya tebal, tapi juga yang tidak mudah robek. Usahakan membeli satu ukuran diatas ukuran biasa. Terutama untuk bikers yang sering membawa tas punggung, pastinya diperlukan jas hujan yang agak besar agar tasnya juga gak kehujanan kan. Untuk Mantel, harap menggunakannya secara hati-hati. Mantel atau Jas Hujan Batman sangat beresiko menyebabkan kecelakan untuk si pemakainya. Bukan berarti tidak boleh digunakan, hanya saja harap di perhatikan saat mengenakannya. Diantaranya adalah : (1) jangan biarkan mantel anda berkibar bak pahlawan super hero Superman atau Batman. (2) Kancingkan sisi-sisi Mantel dan pastikan anda mendudukinya agar terhindar mantel anda berkibar bak bendera merah putih di tiang nan tinggi. Kenapa? Bukan nya gak pengen melihat anda bergaya, tapi pernah kejadian mantel yang berkibar itu (entah gimana prosesnya) melilit di jari2 roda belakang, sehingga si pengendara terjungkal kebelakang dan tidak sedikit juga yang meninggal seketika. Yang kedua, itu mantel bisa mengganggu penglihatan pengendara di belakang nya. Bahaya kan!! Ingatlah, saat berkendara di jalan, banyak juga kan pengendara lain nya. ada baiknya kita juga ikut menjaga keselamatan pengendara lain. 

sumber. chi-poy
 


Naah, setelah semua hal diatas dirasa memenuhi syarat, saya kira anda sudah siap untuk berkendara. Jangan lupa lengkapi surat-surat kendaraan yang di perlukan seperti STNK,BPKB kayanya gak terlalu perlu, kalau mau bawa saja foto kopiannya,dan yang terpenting sih jangan lupa juga membawa SIM. Karena acaman tidak membawa SIM maupun STNK ini juga gak main-main loh. Denda kurungan selama beberapa bln atau denda uang sampai jutaan rupiah. Hiii.. Kalau gak percaya coba baca disini.

Dan jangan lupa juga yaah, ketika di jalan, jangan sampai berkendara sembari menelpon, sms-an, baca koran, sambil ngerokok, sambil pacaran, sambil jualan (looh) atau sambil-sambilan yang lain. Bahaya cuy.. Selain itu bisa juga kena tilang. 
 sumber. mas kurmambang
sumber. motodream
 
 
  sumber. kaltimpost

Mari disimak artikel dari Metronews.com berikut ini:

Bertelepon Ria saat Berkendara Ditilang

Umum / Rabu, 1 Desember 2010 09:17 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta:  Direktorat Lalulintas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Ditlantas Polda Metro Jaya) akan memberlakukan bukti pelanggaran (tilang) terhadap pengguna kendaraan roda empat yang menggunakan telepon seluler saat mengemudi.

"Karena membahayakan dan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Royke Lumowa di Jakarta, Selasa (30/11).


Ditlantas Polda Metro Jaya mendata belasan pengguna kendaraan ditilang petugas selama 2010 karena terlihat menggunakan telepon saat mengemudi kendaraan. Royke mengatakan selama ini anggota Ditlantas Polda Metro Jaya hanya memberlakukan imbauan dan teguran kepada pengemudi kendaraan yang berkomunikasi menggunakan telepon.


Berdasarkan Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat, pengendara yang berkomunikasi menggunakan telepon selular terancam penjara tiga bulan atau denda sebesar Rp750.000.


Royke menjelaskan aturan UU Lalulintas itu tidak merinci secara detail larangan menggunakan telepon selular saat mengemudi, namun terdapat pengertian wajib mengendarai dengan penuh konsenterasi yang meliputi larangan melakukan kegiatan yang mengganggu konsentrasi berkendaraan.


Kegiatan yang mengganggu konsentrasi mengganggu berkendaraan termasuk di bawah pengaruh minuman keras, mengkonsumsi obat terlarang dan menggunakan telepon selular. Royke mengungkapkan pihaknya mentolerasi penggunaan fasilitas alat pendengar (handsfree) khusus telepon selular saat mengemudi kendaraan bermotor. (Ant/DSY)

sumber. mayascratch

Beuh..gak tanggung-tanggung euy ancaman nya. Dendanya juga lumayan banget tuh. Jadi, berhati-hatilah sobat. Karena keselamatan itu yang paling utama. Dan Hanya kita sendiri yang wajib mewaspadainya. Terlepas dari apa yang akan terjadi kemudian, karena seyogyanya takdir itu ada di tangan Illahi Rabbi.

Dan jangan lupa juga, motor hanya berkapasitas dua orang, alangkah lebih baik nya kalau tidak ditaiki oleh jumlah lebih dari itu. Biasanya over load jumlah penumpang ini sering kita temui ketika musim mudik lebaran tiba. Tidak hanya penumpang nya yang berlebih (tiga sampai empat orang) karena terisi oleh pasangan suami istri dan anaknya, akan tetapi juga di tambah barang bawaan lain, seperti tas, kerdus, bahkan buah-buah, sampai sapu ijuk juga kebetulan pernah liat. Memang yah tekanan hidup semakin besar, kemampuan terbatas berseberangan dengan hati nurani yangmenginginkan merayakan hari raya di kampung halaman, sehingga apapun cara nya berusaha di lakonin. Akan tetapi, sebaiknya diperhatikan juga faktor keselamatan. Alih-alih ingin berkumpul bersama sanak saudara, malah bisa-bisa pulang tinggal nama. Riders skalian, harap berfikir ratusan kali untuk meniru orang-orang seperti mereka.


Selamat Berkendara!!